Di dalam kitab Shahih-nya, imam
Bukhari membuka salah satu bab kitab ash-Shaum dengan perkataan Abu az-Zinad,
إن السنن ووجوه
الحق لتأتي كثيرًا على خلاف الرأي
“Sesungguhnya mayoritas sunnah dan
kebenaran bertentangan dengan pendapat pribadi” [HR. Bukhari].
Memang benar apa yang dikatakan
beliau, betapa seringnya seseorang enggan menerima kebenaran karena
bertentangan dengan pendapat dan tendensi pribadi. Bukankah dakwah tauhid yang
ditawarkan nabi kepada kaum musyrikin, ditolak karena bertolak belakang dengan
keinginan pribadi mereka, terutama tokoh-tokoh terpandang di kalangan kaum
musyrikin?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar